Situs2 pertemanan seperti itu memang tumbuh menjamur menyesuaikan dengan perkembangan teknologi informasi. Sebelumnya saat baru mengenal friendster orang berbondong2 join ke friendster, saat sedang booming Blog, orang juga ramai2 bikin blog. Dan saat ini ketika facebook sudah merajalela, sudah bisa dipastikan bahwa akan banyak orang yang bergabung di facebook.Tujuannya tentu selain untuk mengikuti perkembangan, istilah kerennya biar gak **gaptek**, pastinya juga untuk hal2 lain sesuai dengan peruntukannya, misalnya ngeblog ya untuk sharing, friendster atau facebook untuk mempererat pertemanan atau keep in touch dengan teman2 lama.Apalagi dengan semakin mudahnya akses internet dengan keberadaan warnet, wi-fi zone, bahkan akses internet dengan perangkat telepon seluler tentunya sangat menunjang penyebarluasan situs2 internet semacam ini kepada masyarakat.
Namun sesuatu hal pasti membawa dua dampak: dampak positif atau dampak negatif. Hal ini tentu sangat tergantung dari penggunaan oleh pribadi masing2. Dampak positif facebook seperti halnya diungkapkan oleh banyak facebookers
1. Mempererat pertemanan dengan rekan kerja, teman satu sekolah,atau teman kuliah.(dengan membentuk Grup)
2. Menjalin silaturahni yang sudah lama putus dengan teman2 lama atau kerabat yang tinggalnya berjauhan.
3. Sebagai ajang diskusi mengenai berbagai macam hal (dalam media Cause)
4. Sebagai sarana promosi usaha atau bisnis kita.
5. Sebagai media dua arah antara masyarakat dan media massa sehingga bisa berkontribusi pada sebuah acara di televisi.Contohnya: Acara Mamah dan Aa' (Indosiar), Suara Anda (Metro TV)
Sedangkan dampak negatif facebook
1. Dalam account facebook kita diharuskan mengisi status hubungan kita, apakah lajang, berpacaran, menikah dan sebagainya. Ternyata ada facebookers yang mengisikan statusnya tidak sesuai dengan kenyataan (seperti dituliskan dalam blognya Ajeng), misalnya masih lajang tapi ditulis sudah menikah, atau sudah menikah tapi ditulis lajang.Hal ini tentunya bisa membuat orang lain salah paham, sehingga kalau di kemudian hari hubungan pertemanan mereka berlanjut menjadi lebih dalam bisa mengarah pada perselingkuhan atau zina.
2. Facebook digunakan untuk mengupload foto2 lama yang seharusnya tidak lagi dipublikasikan. Misalnya foto kita dengan pacar lama dengan pose mesra sedangkan kita sudah menikah dengan orang lain.Dampak negatifnya tentu bisa membuat suami/istri yang melihat menjadi cemburu atau menimbulkan prasangka negatif dari teman2 kita.
3.Facebook membuat kita melalaikan tugas2 atau kewajiban yang seharusnya lebih dahulu kita kerjakan. Misalnya,kita sebagai pegawai atau karyawan kantor, tapi keseringan membuka facebook baik untuk update status, berkomentar atau bahkan maen game di saat jam kerja.Dampak negatifnya sudah jelas: kerjaan kantor akan terbengkalai karena kecanduan facebook.Atau kita sebagai ibu rumah tangga sampai melalaikan tugas2 sebagai istri seperti melayani suami dan mengerjakan pekerjaan rumah atau tugas2 sebagai ibu seperti merawat dan mengasuh anak gara2 facebook.Atau para pelajar yang lebih memilih berfacebook ria daripada membaca, mengerjakan tugas2 sekolah atau belajar untuk ujian.
4. Facebok digunakan sebagai sarana untuk menjelek2an orang lain atau membuka aib orang lain. Kalau yang ini sama saja dengan bergunjing atau ghibah.
5. Facebook digunakan untuk transaksi perdagangan yang ilegal, misalnya untuk menjajakan benda2 porno, sarana jual beli narkoba atau perdagangan wanita(trafficking).
Sekarang tinggal kita sendiri untuk memilih apakah akan menggunakan situs2 pertemanan semacam facebook untuk tujuan positif atau negatif. Hal itu tergantung pada moral dan iman kita masing2 untuk menentukan apa yang kita anggap baik atau buruk untuk diri kita. Bukannya saya tidak setuju dengan adanya fatwa haram, tetapi saya menilainya sangat tidak bijak





Ide ini muncul karena saya seringkali diajak bepergian ke berbagai daerah oleh suami,

Satu porsi bebek

Madura tetapi disajikan dalam potongan yang kecil2 menyerupai lalat. Tiap tusuknya terdapat 2 potong daging ayam berukuran kecil. Dalam setiap porsi penyajian kita akan mendapatkan sepiring sate lalat dengan bumbu kacang yang kira2 berjumlah 30 tusuk sate dan sepiring lontong. Selain bentuknya yang tidak kita temui di tempat lain, cara makannya pun sangat unik. Kita sama sekali tidak disediakan sendok sehingga untuk memakan lontongnya kita harus menusuknya dengan tusuk sate yang satenya sudah kita makan lebih dahulu.Harganya pun cukup terjangkau, karena untuk seporsi sate lalat kita hanya mengeluarkan uang sebesar Rp. 6000,- atau Rp.7000,- jika ditambah lontong.
karena super kenyangg.Dan saya sarankan agar tiap kali makan masakan ini kita tak lupa untuk memberi perasan air jeruk nipis dan sedikit kecap, selain membuat citarasanya menjadi lebih segar juga sedikit menetralisir kadar kolesterolnya. Akan lebih baik lagi jika kita memesan minuman jeruk sebagai pendampingnya.Untuk setiap porsinya dihargai sekitar Rp.20ribuan.
Bentuk partisipasi yang ditunjukkan Jakarta adalah komitmen memadamkan lampu di 5 (lima) ikon Jakarta pada hari Sabtu, 28 Maret 2009, pk 20.30 – 21.30 WIB, yaitu:
Salah satu dampak positif yang kita dapatkan adalah penghematan energi. Seperti kita ketahui bahwa energi listrik yang kita gunakan sehari2 diperoleh dari pembakaran bahan bakar fosil yang selain tidak dapat diperbarui lagi, juga menyumbangkan cukup banyak karbondioksida yang sangat berperan dalam pemanasan global. Dengan semakin minimnya hutan sebagai penghasil oksigen, maka salah satu caranya adalah mengubah perilaku konsumsi energi kita dengan mengurangi penggunaan listrik.Dengan mengikuti gerakan ini maka PLN dapat menghemat penggunaan bahan bakar dalam pengoperasian pembangkit listrik yang tentunya juga akan turut menghemat pengeluaran negara untuk keperluan listrik ini.Selain itu dengan ikut serta dalam gerakan ini kita secara tidak langsung juga turut mendukung kampanye penghematan listrik oleh PLN yang telah ada sebelumnya yakni mematikan lampu pada beban puncak yang berlangsung sekitar empat jam antara pukul 18.00-22.00. Hal lain yang tidak boleh kita lupakan adalah mulai sekarang kita harus menggunakan alat-alat listrik yang hemat energi dan menggunakan alat2 listrik tersebut secara bijak.(
Saya sendiri mengakui belum mensosialisasikan masalah pemadaman lampu hari ini kepada anggota keluarga dan para tetangga saya (karena faktor lupa tadi) dan saya berniat untuk sungguh2 mensosialisasikan hal ini tahun depan.Dan bagi kita yang ingin mendukung gerakan ini melalui internet dapat juga join di 




Mohon maaf di gambar ayamnya cuma 3 potong coz sudah dibuat lauk sarapan, dan gak ada cabenya krn tadi kelupaan gak dimasukkan.


